Tampilkan postingan dengan label Muhasabah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Muhasabah. Tampilkan semua postingan

Jumat, 22 Januari 2010

Kata YinYang : "Dunia Gila"

Udah tau lagu terbaru Iwak alias YinYang???
Nie yg kaya gini...

Gila la gila dunia ini semakin gila
Gila la gila dunia ini semakin gila
Gila la gila dunia ini semakin gila
Gila la gila
*courtesy of LirikLaguIndonesia.net
Ketika cinta hilang sakit hati datang
Curhat kepada teman nusuk di belakang
Sibuk mikirin orang duit ikut hilang
Dunia semakin gila pusing nggak karuan

Dunia gila
Dunia semakin gila

Saling sikut sikutan ’tuk mencari makan
Segala omong kosong jadi pembenaran
Akal sehatpun hilang temen jadi korban
Dunia semakin gila nggak ada aturan

Dunia gila
Dunia gila

Bila kita semua tak bisa lagi
Hidup tuk berbagi
Berfikir hanya untuk diri sendiri
Cintapun akan mati

Dunia gila

Coba kita renungkan
Bila cinta menentang hati
Semua ’kan engkau berikan
Dan hilang akal sehatmu

Oh ternyata dia mantan banyak orang
Dan dia tukang morotin orang
Nggak bisakah dia kelihatan baik
Susah benar bila dunia sudah gila

Bila kita semua tak bisa lagi
Hidup tuk berbagi
Berfikir hanya untuk diri sendiri
Cintapun tinggal mati

Dunia gila

Dikala semau sibuk saling menyodok
Lidah menjilat kaki menendang bagai kodok
Saling mnghujat saling membuka borok
Ada yang siap untuk menggorok

Hati-hati bila pakai hati
Nanti malah membuatmu depresi
Frustrasi dengan obsesi
Dan visi yang sudah basi

Emosi obsesi cuma bikin frustasi
Emosi obsesi cuma bikin frustasi

Bila kita semua nggak bisa lagi
Hidup ’tuk berbagi
Berfikir hanya untuk diri sendiri
Cintapun akan mati

Bila kita semua tak bisa lagi
Hidup tuk berbagi
Berfikir hanya untuk diri sendiri
Dunia semakin gila

Gila gila gila

Emosi obsesi cuma bikin frustasi
Emosi obsesi cuma bikin frustasi

Dunia menggila atau kita yang gila Ini salah siapa

Nah yang kaya gitu tuh liriknya... jadi kepikiran untuk mengungkapkan sesuatu, apapun sekarang bisa dilakukan termasuk memberikan apa saja demi memuaskan nafsu kita, bahkan cinta yang selalu dianggap suci sudah ngga ada artinya lagi...

"Coba kita renungkan
Bila cinta menentang hati

Semua ’kan engkau berikan
Dan hilang akal sehatmu"


Hiiy... Serem banget... kalo akal sehat kita udah dikendalikan sama yang namanya "nafsu". Cepet-cepet taoubat itu jalan satu-satunya dan berjanji dalam hati untuk ngga mengulanginya lagi. (Bingung... Sebenernya Eby ngomongin apa sieh..???)

Yah.. Pokonya begitulah.... semua yang gila-gila, semua yang ngga sinkron denga Qur'an dan Assunah pastinya akan menyesatkan kita, mengobrak-abrik kehidupan kita, membuat hati kita ngga tenang, membuat akal kita jadi kacau, dan yang jelas membuat kita jadi jauh dari Allah.

Tau sendirilah segala sesuatu kalo dah jauh dari Allah pasti akan sengsara dunia dan akhirat.
Terus memperbaiki diri menjadi lebih baik, walaupaun kita yang namanya manusia ngga luput dari kesalahan, tapi setidaknya disaat kita sadar telah melakukan kesalahan, segeralah kembali kepada tali agama Allah. Ini di tujukan khususnya untuk Eby yang lagi bandel... dan umumnya untuk kalian-kalian saudara seimanku. Semoga Allah terus memberikan kekuatan pada hati kita untuk tetap istiqomah menjalankan semua perintah-perintah-Nya dan menjauhi larangannya.

Jumat, 30 Oktober 2009

Jangan Menyerah

Sambil dengerin lagu D'Masiv (Jangan Menyerah) kayanya seru juga kalo posting tentang semangat supaya kita ga mudah menyerah dalam melewati setiap episode kehidupan ini (Padahal gw juga sebenernya lagi butuh juga inspirasi untuk membangkitkan semangat hidup gw. Kebetulan juga, waktu itu silaturahmi ke rumah temen and sampe disana dapet wejangan artikel tentang hal 'frustasi'. Okey guys, let's to the point...


KENAPA AKU DIUJI?

Surat Al Ankabut Ayat 2-3

"Apakah manusia itu mengira bahwa mereka akan dibiarkan (saja) mengatakan : "Kami telah beriman". Sedang mereka tidak diuji lagi. Dan sungguh, Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta."


KENAPA AKU TIDAK MENDAPATKAN APA YANG AKU IDAM-IDAMKAN?

Surat Al Baqarah Ayat 126

"Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu. Dan boleh jadi kamumenyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui."

MENGAPA UJIAN SEBERAT INI?

Surat Al Baqarah Ayat 286

"Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya."

RASA FRUSTASI

Surat Al Imran 139

"Janganlah kamu bersikap lemah dan janganlah kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman."

BAGAIMANA AKU HARUS MENGHADAPINYA?

Surat Al Imran 200

"Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertaqwalah kepada Allah supaya kamu beruntung."

BAGAIMANA AKU HARUS MENGHADAPINYA?

Surat Al Baqarah Ayat 45

"Jadikanlah sabar dan sholat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu'."

APA YANG AKU DAPAT DARI SEMUA INI?

Surat Attaubah Ayat 111

"Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mu'min, diri dan harta mereka dengan memberikan syurga untuk mereka."

KEPADA SIAPA AKU BERHARAP

Surat Attaubah Ayat 129

"Cukuplah Allah bagiku, tidak ada Ilah selain Dia. Hanya kepada-Nyalah aku bertawaqal."

AKU TAK DAPAT BERTAHAN LAGI

Surat Yusuf Ayat 87

"Dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan yang kafir."

Surat An Nisa Ayat 86

"Apabila kamu dihormati dengan sesuatu penghormatan, maka balaslah penghormatan itu dengan lebih baik, atau balaslah dengan yang serupa. Sesungguhnya Allah memperhitungkan segala sesuatu."

SUBHANALLAH
Mari kita berbenah dan terus berbenah untuk mempersembahkan yang terbaik dalam masa hidup kita..
Dengan torehan kemuliaan dan semangat pantang menyerah...
Dimanapun, kapanpun, dan dengan siapapun...
Selama Allah SWT menjadi
"JUST THE ONE Goal"
Insyaallah akan 'bahagia', sebagaimana do'a yang sering tertaut untuk kebahagiaan dunia dan akhirat.

Rabu, 28 Oktober 2009

Allah Mengetahui

Saat kau lelah dan tak berdaya kerana usaha yang gagal
Allah tahu betapa gigihnya engkau telah berusaha
Setelah sekian lama kau menangis dan batinmu menderita
Allah telah menghitung tangismu
Saat kau rasa hidupmu tak menentu dan waktu terus meninggalkanmu
Allah menunggu bersamamu
Ketika kau kesepian dan kawanku terlalu sibuk meski hanya untuk menelepon
Allah berada di sisimu
Saat kau telah mencoba segala sesuatu dan tak tau harus berbuat apalagi
Allah memiliki jawabannya
Saat tiba-tiba hidupmu lebih cerah dan kau temukan secercah harapan telah berbisik kepadamu
Ketika semuanya berjalan lancar dan banyak yang harus kau syukuri
Allah telah memberkahimu
Saat kegembiraan datang dan engkau merasa terpesona
Allah tersenyum padamu
Ketika kau punya cita-cita dan mimpi untuk diwujudkan
Allah telah membuka matamu dan memanggil namamu
Ingatlah...
Dimanapun engkau dan apapun yang engkau hadapi
Allah mengetahui...

Perbedaan TA'ARUF & PACARAN

Tujuan
Ta'aruf (t) : Mengenal calon istri / calon suami, dengan harapan ketika aada kecocokan antara kedua belah pihak berlanjut dengn pernikahan.
Pacaran (p) : Mengenal calon pacar, dengan harapan ketika ada kecocokan antara kedua belah pihak berlanjut dengan pacaran, syukur-syukur bisa nikah.

Kapan Dimulai
(t) : Saat calon suami dan calon istri sudah merasa bahwa menikah adalah suatu kebutuhan, dan sudah siap secara fisik, mental serta materi.
(p) : Saat sudah diledek sama teman :"Koq masih jomblo?", atau saat butuh teman curhat, atau saat taruhan dengan teman.

Waktu
(t) : Sesuai dengan adab bertamu.
(p) : Pagi boleh, siang oke, sore ayo, malam bisa, dini hari kalo ngga ada yang komplain juga ngga apa-apa.

Tempat Pertemuan
(t) : Dirumah sang calon, balai pertemuan, musholla, masjid, sekolahan.
(p) : Dirumah sang calon, kantor, mall, cafe, diskotik, kampus, tempat wisata, kendaraan umum & pribadi, pabrik.

Frekuensi Pertemuan
(t) : Lebih sedikit lebih baik, karena menghindari zina hati.
(p) : Selama belum ada yang komplain, LANJUT...!

Materi Pertemuan
(t) : Kondisi pribadi, keluarga, harapan, serta keinginan dimasa depan.
(p) : Cerita apa aja kejadian minggu ini, ngobrol ngalur ngidul, dan ketawa-ketiwi.

Jumlah yang Hadir
(t) : minimal calon suami, calon istri, serta seorang pendamping (bertiga). maksimal tidak terbatas (disesuaikan dengan adab tamu.
(p) : calonlelaki, calon perempuan saja (berdua), kalo rame-rame bukan pacaran tapi rombongan.

Biaya
(t) : Secukupnya dalam rangka menghormati tamu (sesuai adab tamu).
(p) : Kalo ada biaya: NGAPEL, kalo ngga ada absent dulu atau cari pinjeman. Terus tempat pertemuannya dirumah aja kali ya? tapi gengsi dong pacaran dirumah doang??? Apa kata do'i coba?.

Lamanya
(t) : Ketika sudah tidak ada lagi keraguan di kedua belah pihak, lebih cepat nikah lebih baik, dan ketika informasi sudah cukup (bisa seminggu, sebulan, 2 bulan), apa lagi yang ditunggu-tunggu?
(p) : Bisa 3 bulan, 6 bulan, setahun, 2 tahun, bahkan mungkin 10 tahun.

Saat Tidak Ada Kecocokan Saat Proses
(t) : Salah satu pihak bisa menyatakan tidak ada kecocokan, dan proses stop dengan menyebutkan alasannya.
(p) : salah satu pihak bisa menyatakan tidak ada kecocokan, dan proses stop dengan / tanpa menyebutkan alasannya.


nb: "Semoga bisa menjadi pelajaran untuk kita bahwa sebegitu berharganya kita hingga Allah menyediakan jalan yang terbaik untuk masa depan kita"


Rabu, 10 Juni 2009

Seperti angin membadai. Kau tak melihatnya. Kau merasakannya. Merasakan kerjanya saat ia memindahkan gunung pasir di tengah gurun. Atau merangsang amuk gelombang di laut lepas. Atau meluluhlantakkan bangunan-bangunan angkuh di pusat kota metropolitan. Begitulah cinta. Ia ditakdirkan jadi kata tanpa benda. Tak terlihat. Hanya terasa. Tapi dahsyat.

Seperti banjir menderas. Kau tak kuasa mencegahnya. Kau hanya bisa ternganga ketika ia meluapi sungai-sungai, menjamah seluruh permukaan bumi, menyeret semua benda angkuh yang bertahan di hadapannya. Dalam sekejap ia menguasai bumi dan merengkuhnya dalam kelembutannya. Setelah itu ia kembali tenang: seperti seekor harimau kenyang yang terlelap tenang. Demikianlah cinta. Ia ditakdirkan jadi makna paling santun yang menyimpan kekuasaan besar.

Seperti api menyala-nyala. Kau tak kuat melawannya. Kau hanya bisa menari di sekitarnya saat ia mengunggun. Atau berteduh saat matahari membakar kulit bumi. Atau meraung saat lidahnya melahap rumah-rumah, kota-kota, hutan-hutan. Dan seketika semua jadi abu. Semua jadi tiada. Seperti itulah cinta. Ia ditakdirkan jadi kekuatan angkara murka yang mengawal dan melindungi kebaikan.

Cinta adalah kata tanpa benda, nama untuk beragam perasaan, muara bagi ribuan makna, wakil dari kekuatan tak terkira. Ia jelas, sejelas matahari. Mungkin sebab itu Eric Fromm ~dalam The Art of Loving~ tidak tertarik ~atau juga tidak sanggup~ mendefinisikannya. Atau memang cinta sendiri yang tidak perlu definisi bagi dirinya.

Tapi juga terlalu rumit untuk disederhanakan. Tidak ada definisi memang. Dalam agama, atau filsafat atau sastra atau psikologi. Tapi inilah obrolan manusia sepanjang sejarah masa. Inilah legenda yang tak pernah selesai. Maka abadilah Rabiah Al-Adawiyah, Rumi, Iqbal, Tagore atau Gibran karena puisi atau prosa cinta mereka. Abadilah legenda Romeo dan Juliet, Laela Majenun, Siti Nurbaya atau Cinderela. Abadilah Taj Mahal karena kisah cinta di balik kemegahannya.

Cinta adalah lukisan abadi dalam kanvas kesadaran manusia. Lukisan. Bukan definisi. Ia disentuh sebagai sebuah situasi manusiawi, dengan detail-detail nuansa yang begitu rumit. Tapi dengan pengaruh yang terlalu dahsyat. Cinta merajut semua emosi manusia dalam berbagai peristiwa kehidupannya menjadi sublim: begitu agung tapi juga terlalu rumit. Perang berubah menjadi panorama kemanusiaan begitu cinta menyentuh para pelakunya. Revolusi tidak dikenang karena geloranya tapi karena cinta yang melahirkannya. Kekuasaan tampak lembut saat cinta memasuki wilayah-wilayahnya. Bahkan penderitaan akibat kekecewaan kadang terasa manis karena cinta yang melatarinya: seperti Gibran yang kadang terasa menikmati Sayap-sayap Patah-nya.

Kerumitan terletak pada antagoni-antagoninya. Tapi di situ pula daya tariknya tersembunyi. Kerumitan tersebar pada detail-detail nuansa emosinya, berpadu atau berbeda. Tapi pesonanya menyebar pada kerja dan pengaruhnya yang teramat dahsyat dalam kehidupan manusia.

Seperti ketika kita menyaksikan gemuruh badai, luapan banjir atau nyala api, seperti itulah cinta bekerja dalam kehidupan kita. Semua sifat dan cara kerja udara, api dan air juga terdapat dalam sifat dan cara kerja cinta. Kuat, Dahsyat, Lembut, Tak terlihat. Penuh haru biru. Padatmakna. Sarat gairah. Dan, anagonis.

Barangkali kita memang tidak perlu definisi. Toh kita juga tidak butuh penjelasan untuk dapat merasakan terik matahari. Kita hanya perlu tahu cara kerjanya. Cara kerjanya itulah definisi: karena ~kemudian~ semua keajaiban terjawab disini.~ Anis Matta ~